Alternate Universe Greshan

Shani yang masih melakukan persiapan apapun kemudian telah sampai di RS Rapsodi. Dia benar-benar khawatir ketika Sisca bicara kalo kondisi Gracia memburuk.


Setelah lama mengelilingi rumah sakit dia akhirnya melihat keberadaan Sisca di depan Ruang UGD yang tengah duduk tertunduk.


"Sis dimana Gracia, bagaimana kondisinya?"


Tanya Shani dengan nada yang sangat khawatir.


"Didalam Shan-"


Belum sempat Sisca mengatakan semuanya. Seorang tiba-tiba seorang dokter keluar dari ruangan UGD.


"Maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun nyawa pasien tidak bisa kami selamatkan"


Shani yang mendengar penjelasan dokter tanpa basa-basi kemudian masuk kedalam ruang UGD. 


Tak percaya dengan perkataan dokter tadi tidak mungkin Gracia meninggal, dokter itu pasti sedang bercanda.


Baru juga kemarin mereka bersama-sama ke pasar malam ini pasti gak mungkin.


Namun sesampainya didalam ruangan sebuah kenyataan pahit harus diterimanya, Gracia terbaring tak bernyawa dengan masih ada beberapa alat medis terpasang di beberapa bagian tubuhnya.


Shani seketika tak bisa menahan air matanya lagi, segera dia memeluk tubuh seseorang yang amat disayanginya itu.


Seraya menangis sejadinya, tak pernah terbayangkan olehnya bahwa dia harus berpisah dengannya.


"GRACIA BANGUN GRACIA"


"BAGIAMANA AKU BISA HIDUP TANPAMU, GRACIA BANGUN"


Shani yang tak rela menggoyang goyangkan tubuhnya berharap bahwa hal itu dapat membangunkannya.


Namun hal sia sia karna Gracia telah pergi untuk selama-lamanya.


Komentar

Postingan Populer