Alternate Universe Greshan

Setelah menunggu sekitar 20 menitan. Akhirnya Shani terbangun gara-gara dia merasa kesemutan.


"Eh gre kamu kok udah disini"


Tanya Shani saat melihat sudah didepan matanya dan saat ini tengah memandanginya.


"Iya aku udah disini daritadi nungguin kamu bangun"


Jawab Gracia yang langsung membuat sedikit malu, bisa-bisanya dia sampe ketiduran.


"Ya udah sekarang kamu makan dulu nih"


Shani yang masih malu kemudian memberikan sepotong kue pembuka kenapa Gracia untuk mengalihkan topik.


Setelahnya mereka pun menikmati hidangan masing-masing.


"Gre aku pengin ngomong sesuatu sama kamu"


Shani yang baru saja selesai menikmati makanannya langsung angkat bicara. Ini kayanya waktu yang tepat untuk mengutarakan perasaannya.


"Ngomong apa?" Tanya Gracia


"Sesuatu hal yang amat serius" 


Jawaban Shani membuat Gracia bertanya-tanya. Hal serius apa yang sebenarnya ingin dikatakan oleh Shani?


"Mungkin ini sedikit mengejutkan, tapi Gracia jujur sebenarnya aku menyukaimu"


Kalimat itu terucap juga. Kalimat yang sudah dia pendam sejak lama yang kini akhirnya tersampaikan.


"Jadi Gracia maukah kamu menjadi belahan jiwaku?"


Sambung shani yang langsung memberi sebuah sebuket bunga yang sedari tadi dia simpan.


Suasana menjadi hening. Gracia amat sangat terkejut mendengar pengakuan Shani. Dia sama sekali tak menyangka kalo Shani memendam rasa padanya.


Mengingat kebalikannya dia sama sekali tak punya perasaan sedikitpun. Dia menganggap Shani layaknya seperti kakaknya sendiri.


"Maaf Shani, tapi bukannya aku gak mau menerima tapi kalo boleh jujur aku sama sekali gak punya perasaan apapun sama kamu"


"Jadi maaf aku gak bisa menerimanya"


Duar...


Bagikan di sambar petir di siang bolong saat dia mendengar ucapan Gracia. Hatinya benar-benar sakit mengetahui orang yang amat dicintainya ternyata menolaknya.


Shani yang tak kuat lagi tanpa basa-basi pergi meninggalkan Gracia. Gracia berusaha mengejar hingga ke parkiran namun gagal karna Shani segera naik taksi meninggalkan gracia sendiri.


Sementara itu Shani yang saat ini di dalam taksi tak bisa membendung tangisnya. 5 tahun dia memendam rasa terhadapnya namun perasaaan ini sama sekali tak bisa terbalaskan.

Komentar

Postingan Populer